Ketika membeli kendaraan, selain kendaraan tersebut, kita juga mendapat surat-surat yang menyatakan kepemilikan kendaraan. Sura-surat tersebut adalah BPKB yang merupakan singkatan dari kata Buku Pemilik Kendaraan Bermotor sebagai bukti kepemilikan kendaraan, serta STNK yang merupakan singkatan dari kata surat tanda nomor kendaraan yang menunjukkan data dari kendaraan dengan nomor platnomer tersebut.

STNK merupakan salah satu surat wajib yang dibawa ketika berkendara selain SIM (Surat Iji Mengemudi), keduanya juga saling berkaitan satu sama lain.

Sama seperti SIM, STNK juga memiliki masa berlaku lima tahun saja, karena itu STNK perlu diperbaharui dan kita akan mendapatkan nomor platnomor baru dari kepolisian selain pembayaran pajak setiap tahunnya.

Biaya yang dikenakan untuk pajak serta perpanjangan sendiri berbeda-beda tergantung dari kendaraan jenis yang dimiliki serta cc atau kubikasi mesin kendaraan bermotor itu. Salah satu hal yang patut diwaspadai adalah jangan sampai telat membayar pajak kendaraan, karena kalau telat sehari saja, denda untuk pembayaran administrasinya akan menjadi sama seperti telat satu tahun.

Tahun ini banyak sekali pengendara motor yang telat 2-3 minggu, total denda yang yang harus dibayar yaitu Rp 40.000,-. Sedangkan untuk mobilnya yang telat sekitar 11 hari saja bisa terkena denda pembayaran administrasi sebesar Rp 240.000,-. Tidak hanya itu, perhitungan dengan juga melihat lamanya kendaraan dan jenis kendaraan. Semakin baru kendaraan, besaran pajak dan denda yang harus dibayarkan juga semakin tinggi.

Syarat Perpanjangan STNK Kendaraan

1. Syarat Perpanjangan pajak STNK tahunan (Jika diurus sendiri)

  • STNK Asli
  • BPKB Asli
  • KTP Asli sesuai nama di STNK dan BPKB

2. Syarat Perpanjangan pajak STNK tahunan (Jika orang lain yang Mengurus)

  • Fotokopi BPKB
  • STNK Asli + Fotokopi
  • KTP asli + Fotokopi sesuai nama di STNK dan BPKB

3. Perpanjangan Pajak STNK Lima Tahunan

  • STNK Asli + Fotokopi
  • Cek Fisik Kendaraan
  • Fotokopi BPKB
  • KTP asli + Fotokopi sesuai nama di STNK dan BPKB

Tata Cara Perpanjangan STNK

  • Ke Samsat terdekat
  • Kemudian ke loket mengisi formulir dengan cara menunjukkan STNK Asli dan BPKB Asli.
  • Setelah di data, anda akan menerima formulir dalam stopmap warna hijau.
  • Serahkan beberapa berkas yang sudah anda terima tadi ke loket pelayanan pendaftaran & penetapan sambil menyerahkan STNK asli dan KTP asli sesuai identitas di BPKB.
  • Tunggulah antrian dengan kesabaran sampai nomor anda dipanggil oleh petugas.
  • Langkah selanjtnya dari cara perpanjang STNK adalah silahkan anda menuju ke kasir. Bayarkan pajak dan denda sesuai nota administrasi.
  • Setelah lunas, anda akan diberikan nota pembayaran untuk mengambil STNK yang baru.
  • Silahkan tunggu sesuai antrian sampai nama anda dipanggil.
  • Setelah mendapat panggilan, silahkan menuju ke loket penyerahan STNK sambil memberikan nota Bukti Pelunasan Pajak yang anda terima tadi.
  • Di loket penyerahan STNK, anda akan menerima STNK yang baru serta bungkus plastik STNK dengan harga Rp 1.000,-
  • STNK anda kini telah diperpanjang selama satu tahun ke depan.
  • Untuk proses lima tahunan, setelah selesai proses pembayaran pajak STNK, bawa bukti pembayaran pajak tersebut ke loket pengambilan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) untuk mengambil Plat nomor yang baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here